Menurut DAMA
(Demand Assigned Multiple Access), Manajemen Data adalah pengembangan dan
penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar
menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan.
Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup
lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.
Selasa, 25 November 2014
Kebutuhan dan Contoh Middleware
Kebutuhan Middleware
Integrasi hanya dapat terjadi jika antara berbagai mesin dan
aplikasi yang berbeda-beda dapat saling bekerja sama (interoperate).
Dalam hal ini, data yang disediakan oleh suatu subsistem harus dapat diakses
juga oleh sistem lainnya. Dalam kasus kantor di atas, data customer sering
harus dapat dibaca oleh bagiancustomer service dan akuntansi. Data
hasil pengembangan perlu dapat dibaca oleh bagian manajemen. Hal ini semakin
terasa ketika sistem tersebar menjadi semakin besar dan bervariasi. Di sinilah
aplikasi middleware memegang peranan. Middleware adalah
software yang di rancang untuk mendukung pengembangan sistem tersebar dengan
memungkinkan aplikasi yang sebelumnya terisolasi untuk saling berhubungan.
Dengan bantuan middleware, data yang sama dapat digunakan oleh
customer service, akuntansi, pengembangan, dan manajemen sesuai kebutuhan. Di
sini middleware dapat berfungsi sebagai penerjemah informasi
sehingga setiap aplikasi mendapatkan format data yang dapat mereka proses.
Middleware Telematika
Dalam dunia teknologi informasi, terminologi middleware adalah istilah umum dalam pemrograman komputer yang
digunakan untuk menyatukan, sebagai penghubung, ataupun untuk meningkatkan
fungsi dari dua buah progaram/aplikasi yang telah ada. Perangkat
lunak Middleware adalah perangkat lunak yang terletak diantara program
aplikasi dan pelayanan-pelayanan yang ada di dalam sistem operasi.
Middleware memiliki definisi tersendiri
yaitu software yang menyambungkan komponen atau aplikasi. yang digunakan untuk
mendukung operasional aplikasi dalam lingkungan jaringan terdistribusi,
termasuk web servers, application servers, content management systems, dan
perlengkapan sejenis yang digunakan untuk menopang pengembangan sistem.
Middleware dapat
dikategorikan menjadi beberapa bagian antara lain :
·
OLTP
(Online Transaction Process), merupakan cara transaksi antara beberapa orang
yang dilakukan secara online berbasis computer.
·
RPC
(Remote Procedur Call), merupakan sebuah teknologi komunikasi yang memungkinkan
sebuah program komputer untuk membuat sebuah prosedur untuk melaksanakan
kegiatan di ruang alamat lain.
Contoh Middleware diantanya adalah :
1.
Object
Management Group’s: Common Object Request Broker Architecture(CORBA)
2.
Java’s: Remote Procedure Call.
3.
Also
.NET Remoting.
4.
Microsoft’s
COM/DCOM (Component Object Model).
Teknologi yang Terkait Antarmuka Telematika
Sebelum
membahas tentang teknologi yang berkaitan dengan antarmuka dalam telematika,
sebaiknya mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan antarmuka atau
sering disebut juga dengan interface.
Antarmuka atau interface merupakan bentuk tampilan grafis yang berhubungan langsung
dengan pengguna (user). Antarmuka berfungsi sebagai sarana untuk
menghubungkan (interaksi, komunikasi, dan aksi) antara user (pengguna) dengan sistem operasi (komputer), sehingga komputer tersebut bisa digunakan.
Terdapat dua jenis interface atau antarmuka,
yaitu Command Line Interface (CLI)
dan Graphical User Interface (GUI) :
1. Command
Line Interface
CLI adalah mekanisme interaksi
dengan sistem operasi atau perangkat lunak komputer dengan
mengetikkan text (baris-baris)
perintah pada sebuah text-terminal
untuk menjalankan tugas tertentu. Meskipun konsepnya sama tapi setiap
sistem operasi memiliki istilah nama yang berbeda untuk setiap text-terminal dalam CLI nya. UNIX memberi nama CLI nya sebagai bash,
ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi
nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft
menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal,
sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Jumat, 24 Oktober 2014
CONTOH DARI JARINGAN WIRELESS
1. Frekuensi
radio
Gelombang radio adalah
sarana transmisi yang sangat umum digunakan pada jaringan-jaringan nirkabel,
gelombang ini dapat melintasi jarak yang jauh, menembus dinding dan juga
relative ekonomis untuk dibangkitkan.
Beberapa karakteristik yang dimiliki gelombang
radio (RF) diantaranya :
-
Bergantung atau sangat dipengruhi oleh
frekuensinya, seperti pada frekuensi tinggi, gelombang ini cenderung merambat
pada garis lurus dan terpantul oleh permukaan obyek rintangan.
-
Disisi lain, pada frekuensi rendah, gelombang
ini cenderung dapat menembus dinding, namun jarak rambatnya jauh lebih pendek.
2. GPRS
(General Packet Radio Service)
Suatu teknologi yang
memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan
penggunaan teknologi Circuit Switch Data (CSD). Penggabungan layanan telepon
seluler dengan GPRS menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G.
CARA KERJA JARINGAN WIRELESS DAN TERMINAL
CARA
KERJA JARINGAN WIRELESS
Untuk
menghubungkan sebuah komputer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan
adanya sebuah Jaringan Wireless. Ada 3 komponen yang dibutuhkan agar
komponen-komponen yang berada dalam wilayah jaringan wireless bisa sukses dalam
mengirim dan menerima data, komponen-komponen tersebut adalah :
-
Sinyal Radio (Radio Signal)
-
Format Data (Data Format)
-
Struktur Jaringan atau Network (Network
Structure)
Masing-masing
dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan
fungsinya. Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System
Connection) yang dibuat oleh International Standard Organization untuk
memberikan model umum pada jaringan komunikasi data, yaitu:
1. Physical
Layer (Lapisan Fisik)
Lapisan ini berhubungan dengan
masalah listrik, prosedural, mengaktifkan, menjaga, dan menonaktifkan hubungan
fisik. Lapisan ini juga berhubungan dengan tingkatan karakter voltase, waktu
perubahan voltase, jarak maksimal transmisi, konektor fisik, dan hal-hal lain yang
berhubungan dengan fisik.
2. Data-Link
Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
Menyediakan prosedur pengiriman data
antar jaringan Mendeteksi dan mengkoreksi error yang mungkin terjadi di
physical layer.
JARINGAN WIRELESS TERMINAL
Jaringan wireless
adalah jaringan dengan menggunakan teknologi nirkabel, dalam hal ini adalah
hubungan telekomunikasi data maupun suara dengan menggunakan teknologi
elektromagnetik sebagai pengganti kabel.
Sama halnya dengan LAN, dalam membuat sebuah jaringan
wireless dibutuhkan komponen-komponen penunjang agar bisa saling berkomunikasi,
seperti :
1.
Personal Computer (PC)
Personal Computer atau komputer merupakan komponen
terpenting dalam membangun sebuah jaringan wireless. Komputer sudah
terintegrasi dengan beberapa peralatan pembangun sebuah wireless dan berfungsi
sebagai server dalam sebuah jaringan seperti client server.
2.
WLAN Card
Sama halnya seperti pada jaringan LAN, di jaringan
wireless NIC(Network Interface Card) dibutuhkan, NIC merupakan sebuah kartu
yang dimasukkan ke dalam komputer seperti PC, Notebook dan gadget yang sudah terintegrasi
peralatannya. Fungsi NIC adalah membuat frame dan meneruskan signal biner
keluar komputer dan meneruskannya ke kabel jaringan. Tetapi terdapat perbedaan
dengan LAN Card di bagian transmisinya yang membutuhkan media kabel jaringan
dalam menghubungkan port, tetapi WLAN Card hanya mempunyai sebuah antena kecil yang
berfungsi untuk menerima sinyal wireless.
3.
Antena
Antena merupakan
sebuah komponen penting dalam membangun sebuah jaringan wireless. Antena
berfungsi sebagai sarana untuk menerima dan mengirim sinyal wireless.
4.
Router Wireless
Router adalah sebuah alat yang
mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya,
melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Router berfungsi
sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari
satu jaringan ke jaringan lainnya. Berbeda dengan LAN dalam Router
Wireless antena merupakan media penghubung antar jaringan.
Langganan:
Postingan (Atom)
